Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Update

8/recent/ticker-posts

Vaksinasi Serentak Di Bangli Sasar Minimal 2.000 Orang Per Hari




Bangli,Intelmediabali.id- Pemerintah Kabupaten Bangli kini terus menggencarkan pelaksanaan vaksinasi serentak di Kabupaten Bangli. Pasalnya, sejauh ini pelaksanaan vaksinasi di kabupaten Bangli belum mampu mencapai target. Padahal, target yang ditetapkan hingga 10 Juli 2021 mendatang, vaksinasi harus sudah menyasar sebanyak 70 persen dari jumlah penduduk di Kabupaten Bangli.


Karena itu, Pemkab Bangli juga menargetkan sasaran vaksinasi bisa mencapai 2.000 orang per hari.
Hal tersebut terungkap saat Kasrem 163/Wirasatya, Kolonel. Inf. Ida Bagus Ketut Surya Wedana, S E., didampingi Kasi Operasi Kasrem 163/Wirasatya, Kolonel Kav I Made Bagus Sura Putra dan Dandim Bangli, Letkol. Inf. I Putu Gde Suwardana meninjau pelaksanaan vaksinasi serentak di Susut Kaja, Desa Susut, Kecamatan Susut, Bangli, Jumat (25/06/2021). 

Hadir juga pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, Ketua DPRD Bangli Ketut Suastika beserta pimpinan OPD terkait.

Kasrem 163/Wirasatya, Kolonel Inf. Ida Bagus Ketut Surya Wedana mengatakan, sesuai hasil peninjauan yang dilakukannya, pelaksanaan vaksinasi di Susut Kaja telah berjalan dengan baik dan tertib. Hanya saja, sejauh ini target yang ditetapkan Pemkab Bangli per tanggal 10 Juli 2021 bisa mencapai 70 persen penduduk Bangli yang tervaksin masih belum terpenuhi.

”Sejauh ini, dari hasil pendataan baru mencapai 58 persen. Namun akumulasi seluruh Bali sudah mencapai target 70 persen", ungkapnya. 

Tindak lanjut dari itu, pihaknya kini telah membuka pelaksanaan vaksin gabungan dengan melibatkan jajaran TNI, Polri dan instansi terkait. 

“Harapan ke depan, kita menghimbau masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi silakan datang, ketempat-tempat vaksinasi yang telah ditentukan”, jelasnya. 

Untuk memberitahu masyarakat pihaknya mengaku sudah melakukan pengumuman via media sosial atau Medsos terkait tempat-tempat pelaksanaan vaksinasi tersebut. 

“Jangan ragu dan jangan takut. Masyarakat yang belum mendapatkan vaksin, sudah kita fasilitasi", tandasnya.

Sementara Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar menyampaikan ucapan terim kasih dan apresiasi terhadap kepedulian yang diberikan jajaran TNI/Polri atas pelaksanaan vaksinasi di Bangli. Diakui, saat ini sasaran vaksinasi memang baru mencapai 58 persen.

 “Targetnya memang pada tanggal 10 Juli, secara keseluruhan sasaran vaksinasi yang ditetapkan kabupaten Bangli mencapai 70 persen sudah tuntas dilakukan. Karena itu, speed pelaksanaan vaksin, memang harus lebih dikencangkan lagi kita lakukan", sebutnya. 

Terlebih, untuk jenis vaksin Astra Zeneca akan expired dalam waktu dekat pada akhir Bulan Juni ini sehingga  harus sudah dimanfaatkan. Oleh sebab itu, ditargetkan sasaran vaksinasi kini minimal 2.000 per hari. Terkait stok vaksin, posisi Bangli sangat aman. 

“Karena memang belum mencapai target, terkait stok vaksin sangat aman. Berapa pun kebutuhannya, akan dipenuhi oleh Pemprov  Bali, sehingga dipastikan tidak akan ada kendala terkait pasokan vaksin", tegasnya. 

Lanjutnya, sore ini (25/06), kita akan lakukan evaluasi, berapa yang sudah tervaksin dan langkah apa yang akan kita lakukan untuk mengejar 10 Juli ini agar target yang ditetapkan bisa terpenuhi", bebernya. 

Dengan kata lain, semua sasaran yang telah ditetapkan bisa tercapai. Untuk itu, pihaknya juga turut menghimbau kepada masyarakat tidak takut dan ragu melakukan vaksin. Sebab, vaksinasi tersebut diyakini sebagai cara efektif untuk bisa mencegah penyebaran COVID-19 di Kabupaten Bangli. 

“Kita juga tetap mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan Prokes demi kebaikan diri sendiri dan orang lain", pungkasnya.(Penrem)

Posting Komentar

0 Komentar