Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Update

8/recent/ticker-posts

1 Orang Meninggal Akibat Laka Lantas Satria Versus Kijang di Git Git





Intelmediabali.id -Sukasada- Buleleng – Berita duka buat masyarakat Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali. Ini lantaran, Sekreatris Desa (Sekdes) Gitgit Putu Agus Sastriawan (27) tewas dalam kecelakaan lalulintas (Lakalantas) Senin sore (21/09) sekitar pukul 16.00 Wita

Tempat kejadiannya jalan raya umum Singaraja-Denpasar Km 12.900 wilayah Banjar Dinas Pererenan Bunut, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.

Korban Putu Agus, saat itu mengendarai sepeda motor Suzuki Satrya B-6896-SBR, sedangkan lawannya adalah mobil Kijang Super DK-1043-JV yang dikendarai Nyoman Sukrada (52) Guru yang beralamat di Lingkungan Batangbanua, Kelurahan Sukasada.

Kapolsek Sukasada Kompol Nyoman Landung didampingi Kasubbag Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya, SH, menjelaskan, bahwa kejadian lakalantas itu berawal dari sepeda motor Suzuki Satrya B 6896 SBR datang dari utara ke selatan.

"Pada saat menikung menabrak lubang, sehingga oleng dan terjatuh lalu terseret, sehingga menabrak Kijang DK-1043-JV yang datang dari arah selatan ke utara, sehingga terjadi laka lantas,” jelas Kompol Landung.

Akibatnya? Sekdes Gitgit Putu Agus Sastriawan beralamat di Banjar Dinas Gitgit, mengalami luka pada mata kaki kiri lecet, lutut kiri lecet, siku kiri lecet, bahu belakang kiri lecet dan dinyatakan meninggal dunia di RSUD Buleleng.

“Korban sempat dilarikan ke RSUD Buleleng, namun sampai di RSUD dinyatakan meninggal dunia,” ujar Kompol Landung lagi.

Sedangkan pengemudi mobil Kijang Super DK-1043-JV, Nyoman Sukrada yang seorang guru itu tidak mengalami luka.

“Kesimpulan sementara, adalah karena kurang hati-hatinya pengendara sepeda motorr Suzuki Satrya B-6896-SBR, sehingga terjadilah laka lantas,” papar Kapolsek Sukasada, Kompol Landung, SH.

Mengakhiri penjelasan, terkait kasus laka lantas, Ia menambahkan, akibat kejadian itu satu orang meninggal dunia dan kerugian material mencapai Rp1 juta. (Imam)

Posting Komentar

0 Komentar