Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Update

8/recent/ticker-posts

Cakrawayu Buleleng Mepatung, Menyambut Hari Raya Pagerwesi.



Buleleng,Intelmediabali id
-Hari Raya Pagerwesi Di Kabupaten Buleleng Bagi sebagian Besar Masyarakat Hindu Di kabupaten Buleleng Termasuk Hari Raya Besar




Hari Raya Pagerwesi yang Jatuhnya Besok Rabo Tanggal 3 Februari 2021,Di sambut dengan Acara "MEPATUNG " Oleh Anggota Cakrawayu DPC Buleleng.Menurut Ketua Cakrawayu Buleleng Ketut Mertayasa dihubungi saat pelaksanaan kegiatan tersebut mengatakan "Hari Ini adalah sehari sebelum hari Raya Pagewesi ,Mempersiapkan untuk upacara tersebut,termasuk Nampah( potong Babi) ,Tujuan Diadakan Acara Mepatung ini,untuk mbangkitkan kembali Tradisi Bali Dalam Beragama Hindu sesuai adat,Tradisi dan Budaya Bali,Mepatung adalah Tradisi Penyembelihan Babi Dan Daging Babi itu Dibagi Rata Ke anggota yang Ikut urunan dalam acara Mepatung ini.

Mepatung Filosofinya adalah Sesungguhnya adalah menyembelih sifat sifat serakah dan suka bertengkar .

Ketut Mertayasa juga menambahkan "acara Mepatung ini bisa mempererat jalinan komunikasi antar anggota dan meningkatkan Militansi sebagai pejuang Hindu Sesuai Adat,tradisi dan budaya Bali di Dalam Naungan Cakrawayu" Ujar Pria Asli Banyuning Ini 

Pembina cakrawayu buleleng Gusti Nyoman widnyana yg kerap di panggil “Ajik Aura”Yang medampingi menambahkan "bahwasannya acara mepatung ini memang sudah ada sejak jaman dulu yg bertujuan agar meringankan beban semeton bali saat berhadapan dengan berbagai macam hari raya di Bali, selain itu juga sebagai sarana untuk mengikat tali pesemetonan antar sesama nyama Bali "

"Dan saya berharap kedepan acara atau tradisi semacam ini agar di pertahankan di era globalisasi ini kita perlu tetap memupuk tali pasemetonan antar krama Bali guna menciptakan keharmosisan hubungan antar sesama manusia" Pungkas spritualis Yang Getol Ngayah Ini ( RED)

Posting Komentar

0 Komentar