Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Update

8/recent/ticker-posts

Operasi Yustisi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan, Masih Banyak Warga Melanggar




Jembrana,Intelmediabali.id-Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Jembrana kembali menggelar operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan terhadap warga masyarakat.


Kali ini operasi berlangsung di Jalan Gatot Subroto, Lingkungan Tinyeb, Kelurahan Banjar Tengah, Negara, Jumat (09/04/2021)

Operasi yustisi tersebut melibatkan Personel Gabungan Kodim 1617/Jembrana, Polres Jembrana serta Satpol PP Jembrana. Warga yang kedapatan tidak menggunakan masker maupun penggunaan masker tidak benar langsung dihentikan oleh petugas.

Dalam operasi kali ini kembali Petugas Gabungan berhasil menemukan sebanyak 15 orang warga yang melanggar protokol kesehatan. Kepada warga yang melaggar petugas melakukan pendataan serta memberi peringatan secara humanis agar sadar untuk mematuhi protokol kesehatan. Sanksi tegas berupa denda pun diberikan oleh petugas kepada pelanggar yang tidak menggunakan masker. 

Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf Hasrifuddin Haruna, S.sos., menuturkan digelarnya operasi yustisi tersebut dalam rangka penegakan disiplin protokol kesehatan oleh aparat gabungan yang dilakukan secara humanis dengan menghimbau dan mengajak masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. 

"Hal tersebut penting dilakukan dimana saat ini di tengah masih tingginya tingkat penyebaran COVID-19 masih banyak ditemukan masyarakat yang tidak patuh mengikuti protokol kesehatan terutama dalam penggunaan masker saat beraktivitas di luar rumah", jelas Dandim. 

Dirinya sangat menyayangkan hingga saat ini masih banyak ditemukan adanya pelanggar protokol kesehatan terlebih di saat pemerintah sedang memberlakukan kegiatan PPKM Skala Mikro yang berbasis Desa Adat. Untuk itu dirinya selalu menekankan kepada seluruh anggota satuannya terutama Para Babinsa untuk menghimbau kepada seluruh masyarakat Jembrana untuk tidak bosan-bosan dan tidak kendor menerapkan protokol kesehatan demi memutus penyebaran COVID-19.

"Dengan masih ditemukan adanya masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan itu artinya masih ada diantara kita yang tidak sadar akan pentingnya protokol kesehatan untuk melindungi diri dari COVID-19", ingat Dandim Haruna.( Bagus /Penrem)

Posting Komentar

0 Komentar