Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Update

8/recent/ticker-posts

17.000 Vaksin Astrazeneca Ditargetkan Tuntas Minggu ini, Lansia Masih Jadi Prioritas





Buleleng,Intelmediabali.id-
Tetap menjadi skala prioritas, Vaksin Covid-19 Astrazeneca yang masih dimiliki Kabupaten Buleleng akan digunakan untuk menyelesaikan vaksinasi terhadap masyarakat yang berusia empat puluh tahun ke atas atau lansia.

Seperti diketahui sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng telah menerima sebanyak 50.000 dosis Vaksin Astrazeneca. Vaksin yang diterima, digunakan untuk melakukan vaksinasi kepada warga yang berusia di atas empat puluh tahun.  Menurut Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, prioritas ini diambil karena pada usia tersebut cukup rentan terpapar Covid-19. “Kalau yang berumur 20 hingga 40 tahun dikatakan memiliki imun tubuh yang lebih bagus. Mortalitas yang paling besar juga lebih banyak terjadi pada usia lanjut,” terang Agus Suradnyana sebelumnya.

Strategi vaksinasi tuntas warga empat puluh tahun ke atas telah dilakukan di Kecamatan Buleleng mulai 5 Mei hingga 19 Mei 2021. Dalam kurun waktu tersebut, sebanyak 33.000 vaksin telah dipergunakan. Pemkab Buleleng bergerak cepat untuk mendistribusikan 17.000 sisa Vaksin Astrazeneca yang masih dimiliki. Diputuskan, semua dosis vaksin tersebut akan dialokasikan untuk melakukan vaksinasi di kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Buleleng. “Sampai hari ini sudah di angka lebih dari 66%, sebanyak 17.000 atau sekitar 35% sisanya ini sudah kami buatkan skema baru” jelas Gede Suyasa.

Hal tersebut disampaikan oleh sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng yang juga selaku Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa usai melaksakan rapat koordinasi bersama Para Asisten Setda Buleleng, Para Camat se-Kabupaten Buleleng dan Dinas Kesehatan Buleleng di ruang kerja Sekda Buleleng, Rabu (19/5).

Suyasa menjelaskan bahwa 17.000 vaksin Astrazeneca yang masih dimiliki Buleleng akan dibagi untuk melakukan vaksinasi kepada tiga klaster sasaran yaitu klaster pariwisata yang masih ada sisa, klaster kasus, dan juga klaster wilayah. “Sesuai arahan Pak Bupati, agar wilayah yang agak padat penduduknya seperti Kecamatan Seririt dapat diberikan porsi lebih besar. Oleh karena itu dari 17.000, kita berikan 7.000 dosis vaksin di Seririt dengan desa/kelurahan yang sudah ditentukan,” paparnya.

Lanjut dia, klaster kasus mendapat alokasi sebanyak 7.000 dosis vaksin yang telah dibagi kepada kelurahan dan desa yang masih memiliki kasus aktif. Kemudian untuk klaster pariwisata mendapatkan alokasi sebanyak 3.000 dosis vaksin Astrazeneca yang akan menyasar pelaku pariwisata di beberapa kawasan pariwisata di Buleleng.

Proses vaksinasi tersebut akan dimulai Kamis (20/5) dan direncanakan dilakukan selama maksimal 3 (tiga) hari hingga Sabtu (22/5) mendatang. “Tim vaksinator yang dikerahkan nantinya berjumlah 30 tim yang akan dikoordinir oleh Dinas Kesehatan dengan masing- masing titik yang sudah disiapakan juga,” jelas Suyasa.

Selaku Sekretaris Satgas, Ia mengharapkan vaksinasi 17.000 vaksin Astrazeneca yang telah diskemakan berjalan dengan lancar. Menurutnya jika ada kendala di lapangan, akan dilakukan penurunan target usia dari yang sebelumnya ditetapkan. “Prioritas lansia yang berusia 40 tahun ke atas, jika masih ada kendala lagi seperti di Kecamatan Buleleng maka kita akan turunkan kepada 30 tahun ke atas. Jika masih ada sisa akan diberikan kepada 18 tahun ke atas, dan jika masih ada sisa lagi kita akan pindah lokasi.” pungkas Suyasa.(RED)

Posting Komentar

0 Komentar