Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Update

8/recent/ticker-posts

Tokoh Restorasi Bali Nyoman Tirtawan Di Pinang Partai Lain,Karena Sepak Terjang Dan Totalitasnya

Jurnalis : Imam Heru Darmawan 

Buleleng,Intelmediabali.id-
Nasdem Bali telah menzolimi figur kader sebagai Simbol restorasi Bali dan figur penyelamat

Figur Nyoman Tirtawan adalah restorator sejati dari partai Nasdem justru dipecat tanpa ada dosa,salah atau pelanggaran ART partai apalagi menjadi tersangka pidana kriminal / korupsi. Semoga masyarakat Bali & Indonesia bisa dengan hati-hati untuk bergabung serta memilih partai Nasdem di tahun 2024 karena kebaikan dan prestasi terbukti dizolimi dan dipecat dari partai Nasdem.



Beberapa kejanggalan mencuat dari terbitnya Surat Keputusan DPP NasDem tentang pemberhentian Nyoman Tirtawan dan Dian Varindra alias Deni.

Salah satunya adalah Surat DPW Partai NasDem Bali perihal permohonan pemberhentian keanggotaan Partai NasDem Nomor 055 & O56 - SI/ DPW - NasDem - Bali / VI / 2021 tertanggal 01 Agustus 2021.

Jelas terlihat bagaimana Sekretaris NasDem Bali sangat ceroboh dalam menulis surat resmi dimana dalam penomoran surat tertulis VI (enam romawi) sementara surat tertanggal Bulan Agustus.

Coba ditampilkan surat tersebut apakah surat bertandatangan basah atau hasil scan tanda tangan, karena pada tanggal tersebut (1/8/2021) diketahui Ketua DPW NasDem Bali sedang tidak berada di Bali.

Apakah surat usulan pemberhentian kader diterbitkan berdasarkan rapat pleno, usulan OKK atau hanya berdasarkan kasak-kusuk beberapa oknum di DPW NasDem Bali yang gerah dan merasa terancam dengan kehadiran Nyoman Tirtawan & Dian Varindra sebagai kader NasDem.

Perlu dicatat bahwa baik Tirtawan maupun Varindra hanya kader biasa, bukan pengurus Partai NasDem. Lalu kenapa sampai harus terjadi pemecatan yang SKnya ditanda tangani langsung oleh Surya Paloh selaku Ketua Umum NasDem.

Perlakuan khusus ini sangat aneh karena I Wayan Arthadipa, mantan Dewan Pembina Partai NasDem Bali saat mendapat penjaketan dari Golkar Bali tak sampai mendapat ganjaran hukuman berupa SK pemecatan.

Begitu pula Ketua DPD Partai NasDem Buleleng yang jelas-jelas diduga melanggar Peraturan Organisasi dimana terekam dalam video sedang mengarahkan masyarakat untuk memilih Sudikerta sebagai caleg DPR RI 2019 dari Partai Golkar.

Padahal diketahui keduanya(Nyoman Tirtawan & Deni Varindra ) sangat berjasa dalam membesarkan Partai NasDem selama kurun waktu 6 tahun terakhir.

Nyoman Tirtawan sudah bekerja dengan baik selaku anggota Dewan di Tingkat Provinsi Bali mewakili Partai NasDem dari dapil 5 Buleleng. Hal ini bisa dibuktikan dengan kenaikan suara Tirtawan lebih dari 100 persen pada Pileg 2019 jika dibandingkan dengan pada Pileg 2014 lalu.

Selama menjadi wakil rakyat, Tirtawan mengemban amanah sesuai dengan marwah dan garis kebijakan Partai NasDem. Prinsip-prinsip NasDem dijalankan dengan baik, seperti tidak mengambil yang bukan hak alias korupsi. Tirtawan dengan bersuara vokal di DPR prov Bali bahkan telah menyelamatkan anggaran Pilgub Bali sebanyak 104 Milyar.

Merunut kejadian yang telah berlalu, maka dapat diduga pemecatan ini berawal dari laporan Dian Varindra ke Polda Bali atas dugaan pencemaran nama baik oleh Somvir.

Karena dalam SK DPP disebut bahwa pemecatan Tirtawan berdasarkan surat pengunduran diri Tirtawan tertanggal 25 Januari 2020, kenapa proses pengusulan dan pemecatan memakan waktu sangat lama. Dan baru dipercepat prosesnya setelah Somvir diadukan ke Polda Bali.

Jika hal ini benar maka patut diduga ada sesuatu sehingga Partai NasDem Bali seolah tersandera dan pasang badan untuk Somvir.

Sehingga tidak salah bila kita kembali mengingat masa-masa dimana Somvir bersama Ketua DPW Buleleng menyerahkan sejumlah uang kepada DPW Partai NasDem Bali dengan alasan untuk menyewa Kantor sekretariat, sementara DPW juga telah menerima bantuan dari pihak lain untuk urusan pembayaran sewa kantor tersebut.

SK DPP ini bisa menjadi pintu masuk untuk membongkar keganjilan dan kejanggalan yang tengah terjadi di NasDem Bali.

informasi terkini yang berhasil team media himpun  ,mulai ada manuver dari partai lain yang melirik Nyoman Tirtawan karena perolehan suara yang mendekati 10 000 dan memiliki basis pendukung fanatik (IMM)

Posting Komentar

0 Komentar