Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Pelapor Kasus Desa Tambakan Kubutambahan Menjadi 'Bunglon' Dan 'Lemah Sahwat "

Jumat, 05 Agustus 2022 | Agustus 05, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-08-05T09:28:14Z




Buleleng, Intelmediabali.id-

KR yang menjadi salah satu pelapor permasalahan kasus desa tambakan dinilai beberapa pihak sikapnya mulai tidak jelas .

Dari informasi yang berhasil di himpun permasalahan kasus desa tambakan diselesaikan melalui rembug desa yang di prakarsai Camat Kubutambahan , dengan hasil semua pihak sepakat bersama sama "menyumbang " dan menyelesaikan dengan musyawarah .

Nyoman Surama selaku Mekel lama tambakan saat di periksa beberapa saat yang lalu menegaskan bahwa kesediaannya menyumbah adalah untuk menyelesaikan permasalahan di desanya .

Dari jejak digital yang tersimpan di file redaksi kesepakatan bersama adalah Mekel lama menyumbang 205 juta dan Perangkat desa tambakan menyumbang 61 juta .

Permasalahan muncul setelah KR dan kawan kawan berdasar informasi yang disampaikan Perbekel Tambakan Gede Eka

Menurutnya via WhatsApp Sabtu (04/08) Pihak pengesub bahan sudah semua dikembalikan uangnya senilai 26 juta dengan rincian 7 juta ke pihak KR dan sisanya ke pengesub bahan lainnya

Saat disinggung sudah berapa dana yang terkumpul dan atas nama rekening siapa Mekel Eka menerangkan singkat ," nanti tiang tanyakan ke team , kalau perangkat desa sudah 'mengembalikan " jelasnya

Sementara itu salah satu Nara sumber yang dimintai pendapat oleh team media menyanyangkan lambatnya pengerjaan mengingat sudah ada dana yang terkumpul ,

Diakuinya sikap KR juga tidak jelas semestinya kalau sudah terima uang pengganti kerugian segera mencabut Laporan sebagai wujud tanggung jawab karena ini masalah hukum

" hukum jangan di permainkan hanya untuk mendapat sebuah keuntungan pribadi , dan jangan pake nama untuk kepentingan masyarakat kalau itu hanya untuk kepentingan sendiri dan ada muatan tertentu " jelasnya sembari mewanti dirahasakan namanya .

Masih menurut sumber , KR sekarang bekerja di Perbekel Baru Tambakan , sebagai pelapor mestinya harus bersikap netral dan jangan diterima uangnya kalau belum clear sebagaimana yang KR pernah sampaikan ke team media beberapa waktu lalu .

Saat di konfirmasi KR membenarkan dirinya sudah menerima uang pengganti kerugian dan semua sudah diserahkan ke masing masing pengesub barang barang , " Nanti kalau tidak sesuai proyeknya Kita tuntut lagi " jelasnya melalui WhatsApp

Sementara itu Kepala Dinas PMD Kabupaten Buleleng saat dikonfirmasi team media menyampaikan " Terima kasih atas kebersamaan, partisipasi dan peran sertanya semoga kasus yang ada segera tuntas" jelasnya .

Sementara Kabid PMD Gede Ardana menambahkan '
Sudah Persiapan karena masih ada acara yadnya, astungkara segera dimulai " terangnya

Banyak pihak menilai Seharusnya dalam pelaksanaan proyek tersebut nantinya juga dilakukan audit menyeluruh agar pemakaian bahan ,biaya dll sesuai serta bisa di pertanggung jawabkan Dimata hukum ,dan tidak terjadi Mark up atau penyelewengan lainnya .


Sepanjang Berita ini ditayangkan Kami masih meminta konfirmasi ke beberapa pihak dan ada berita susulan .(JC81)


Tidak ada komentar:

×
Berita Terbaru Update