Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Update

8/recent/ticker-posts

Tak Hanya Kabur Ke Arab ,HRS Juga Di Duga DiKabarkan Kabur Dari RS UMMI




Jakarta,Intelmediabali.id

Selain caci maki saat ceramah atau yang dikatakan FPI dengan berkata kasar maka mudah dipahami orang, ternyata Rizieq juga memiki ciri khas lain. Orang yang mengaku turunan Nabi ini nyatanya tak lebih dari seorang pengecut. Saat dihantam banyak kasus hukum 2017 silam hingga menyeret chat pornografi dengan Firza, dirinya dengan cepat kabur ke Arab. Tentu saja namanya kabur, mana ada umroh sampai 3.5 tahun?

Kini lagi-lagi Rizieq juga kabur dari pemeriksaan swab terkait corona. Sampai beredar adanya surat bermaterai yang menyatakan dirinya tak memperbolehkan hasil swab dibuka ke umum. Masalahnya tentu berbahaya jika kemudian hari ia ternyata positif. Berapa banyak orang yang harus berkorban dan dikorbankan demi seornag imam jumbo?

Sebelumnya seperti diberitakan okezone.com, Habib Rizieq dikabarkan kabur dari RS Ummi Kota Bogor, Jawa Barat. Sumber dari kepolisian menyebutkan bahwa Habib Rizieq kabur tanpa menjelaskan hasil tes swab yang dilakukannya.


Kapolres Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser menjelaskan bahwa Habib Rizieq kabur melalui pintu belakang rumah sakit pada pukul 20.50 WIB, Sabtu 28 November 2020.

"Pihak rumah sakit masih tertutup terkait keberadaan MRS," jelasnya.

Hasil swab test Covid-19 Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab sudah keluar. Namun, Habib Rizieq menolak untuk hasil swab tesnya itu dipublikasikan secara luas.


Dengan tertutupnya kedua belah pihak, yakni Rizieq dan Rumah Sakit, tentu kita curiga besar kemungkinan kalau dirinya positif. Karena kalau negatif mestinya dengan bangga mengumumkan kalau hasilnya negatif. Rizieq sejauh ini kerjaannya memang menyusahkan banyak orang. Tak peduli begitu banyaknya tenaga medis yang berjuang, jauh dari keluarga hingga meregang nafas saat bekerja, eh dirinya malah enak-enakan bikin kerumunan.

Ironisnya kelakuan Rizieq seakan diback up banyak pihak. Setelah ketua BNPN bagi-bagi 20 ribu masker untuk acara nikahan anaknya, Pemprov DKI dan jajarannya juga terkesan malah memfasilitasi dengan ditumakannya toilet portable di acara hajatan. Tak lama Anies pun dipanggil kepolisian meski hingga kini belum jelas statusnya. Ada 2 Kapolda dan Wali kota Jakpus yang dicopot imbas kerumunan Rizieq.

TNI pun harus turun dengan alat berat untuk menurunkan baliho Rizieq yang jumlahnya mencapai ribuan. Sungguh satu orang yang sangat gemar membikin keonaran dan menumbalkan banyak orang. Kini kabarnya dr. Azis sebagai Direktur RS Ummi juga ditetapkan sebagai tersangka setelah dilaporkan Bima Arya. Inikah kelakuan keturunan Nabi sebenarnya? Apakah pengikut FPI pernah berpikir sejenak antara kebaikan dan keburukan yang dibawa Rizieq, manakah yang lebih banyak?

Semoga setelah ini aparat cepat menangkap buronan cabul dan juga buronan swab yang entah di mana rimbanya. Mau berapapun laskar menghadang, kalau sudah waktunya pasti akan tertangkap. Sebaiknya waktu penangkapan dengan didampingi petugas medis ber APD. Bisa jadi Rizieq sengaja kabur dengan kondisi kritis agar tak mudah diciduk atau gengsi dengan pengikutnya jika ia dinyatakan kalah terhadap penyakit.

Entah kesombongan dan harga diri yang mana yang dipertaruhkan Rizieq. Saat meninggalkan Firza saja dirinya sudah tak ada harga dirinya hingga disebut media Australia dengan sebutan "porn fugutive". Kini sekedar memeriksa kondisi kesehatan saja susahnya minta ampun. Rizieq memang bisa kabur dari aparat, tapi ia tak akan bisa dari ketentuan Tuhan. Sebanyak apapun pengikut yang dikerahkan, tak akan bisa membentengi dirinya dari virus corona. Begitu juga dari ketentuan ajal yang entah kapan datang menjemput.

Sebagai orang beriman tentunya kita percaya takdir dan karma. Bahwa kalau ditakdirkan sakit, meninggal dan sebagainya maka itu adalah ketentuan sang pencipta. Bahkan Nabi dan Rasul juga tak luput dari ketentuan itu. Apalagi seorang Rizieq yang hobi berkata kasar plus kabur ke mana-mana. Selanjutnya kita juga percaya karma atau balasan dari perbuatan baik dan buruk. Seseorang bisa menutupi aibnya dengan bersorban putih dan menghapalkan hadis biar dikira alim. Tapi Tuhanlah yang mengetahui semua aib orang tersebut dan berhak membalasnya kapan saja. Jangan dikira karena selama ini tidak dibalas berarti dia diampuni. Bisa jadi karma datang ketika ajal menjemput seperti yang dialami Fir'aun atau bahkan lebih ganas lagi di alam akhirat. Semoga saja Tuhan menampakkan balasannya sehingga bisa menjadi pelajaran bagi semua


Diam-diam Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Syihab meninggalkan RS Ummi Bogor pada Sabtu (28/11/2020) malam. Hanya saja, hingga saat ini Satgas Kota Bogor belum menerima hasil swab mandiri Rizieq.

Dari informasi yang didapat, Rizieq meninggalkan RS Ummi Bogor sekitar pukul 20.50 WIB. Diduga Rizieq keluar melalui pintu belakang melalui gudang obat. Namun tidak diketahui kendaraan apa yang digunakan Rizieq.

Setelah dicek petugas keamanan pada pukul 21.45 WIB bahwa Rizieq telah meninggalkan kamar ruang perawatan yakni di ruang president suite RS UMMI Bogor. "Pihak rumah sakit masih tertutup terkait keberadaan pasti MRS," ucap Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Hendri Fiuser.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menjelaskan pihaknya tidak mempersoalkan dia mau keluar jam berapa saja. "Hanya saja disayangkan pihak RS Ummi tidak mau memberikan spesimen swab test HRS," ungkapnya singkat.

Berdasarkan pantauan, di RS Ummi Bogor sudah tak seramai sejak awal Rizieq dirawat. Area parkir dan gerbang depan RS Ummi yang biasanya dipadati karangan bunga, kini sudah tak terlihat lagi.

Keluar masuk keluarga pasien juga tampak normal. Menurut petugas keamanan, tak ada pengawalan dan pengawasan ketat. Semua tampak normal. 

Sepanjang Berita Ini Ditayangkan Kami AKan Meminta Konfirmasi Perihal Ini Kepada Pihak Pihak Yang Terkait Agar Mendapatkan Berita Yang Berimbang Dan Sesuai Fakta Di Lapangan ( Red / Imam)

Posting Komentar

0 Komentar