Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Update

8/recent/ticker-posts

Pembubaran Kerumunan Di Areal Tajen Oleh Team Cakra Nanggala Dan Satgas Covid Di Bebetin ,Selesai Dengan Duduk Bersama Oleh Semua PIhak




Buleleng,Intelmediabali.id-
Team Cakra Nenggala Itu Sendiri Adalah Team Yang terdiri dari Gabungan Dari Kodim 1609 Buleleng ,Satpol PP ,BPBD Dan Dinas Perhubungan Dan Kembali Melakukan Pembubaran Kerumunan Tajen Di Desa Bebetin Kecamatan Sawan Pada 6 Maret Sekitar Jam 18 00 WITA tepatnya Di Dusun Pendem ,Dengan BB 2 Ayam Hidup Langsung Diserahkan Ke Polsek Sawan Malam Itu Juga .Sepak Terjang Team Cakra Nenggala Dan Satgas Covid Ini Sendiri Sebelumnya Mendapat Apresiasi Langsung Dari Anggota DPD RI ,Ajik Weda Karna Yang Mengadakan Kunjungan Langsung Ke Makodim 1609 Dan Diterima Oleh Dandim Letkol Inf Moh Windra Lisrianto SE M.IK ,Karena Tindakan Tegas Dan Sumbangsih Dalam Menjaga Zona Oranye Dan Diharapkan Zona Hijau Segera Terwujud di kabupaten Buleleng 


Kelanjutan Perkembangan Perihal pembubaran Oleh Team Cakra Nenggala Ini , Pada hari Ini Minggu  Tanggal 7 Maret 2021 pukul 15.00 Wita bertempat di Kantor Desa Bebetin Kecamatan Sawan Dengan Agenda kegiatan pemanggilan warga penyelenggara judi Tajen yang membuat kerumunan di tengah Pandemi Covid-19 Dengan Inisial Ketut S .

Hadir dalam kegiatan sebagai berikut Kasdim 1609/Buleleng Mayor Inf. I Gede Merta Santosa, Danramil 1609 - 09 / Sawan Kapten Inf. Made Suparsana, Kapolsek Sawan Akp. I Ketut Karwa, Kasat Pol PP Kabupaten Buleleng  Putu Artawan, Kelian Adat Desa Bebetin Jro Made Budiasa, Perbekel Desa Bebetin I gede Susanta, Kadus Kusia Gede Martendra, Babinsa Desa Bebetin Serda Setiawan, Bhabinkamtibmas Desa Bebetin Bripka Cening Darmayasa.

Disela Sela Kegiatan Perbekel Desa Bebetin I Gede Susanta menerangkan bahwa" Saya sebagai Ketua PPKM Mikro Desa Bebetin sudah menghimbau kepada warga masyarakat Desa Bebetin untuk tidak melaksanakan kegiatan kerumunan dan pas kejadian pembubaran tajen di Desa Bebetin" jelasnya 


"Saya meluncur ke lokasi tujuannya untuk menengahi agar tidak ada gesekan aparat dengan masyarakat saat pembubaran tajen di Desa Bebetin Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng Karena Ada Informasi " Ungkapnya 

Adapun keterangan dari penyelenggara judi Tajen An. Ketut S menerangkan bahwa "memang benar yang bersangkutan sebagai penyelenggara judi sabung ayam (Tajen) yang di laksanakan di Dusun Pendem Desa Bebetin Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng. Dan penyelenggara Sabung Ayam (Tajen) I Ketut Sanjaya menerangkan bahwa Dugaan Tindakan Aparat yang membubarkan kalangan tajen membawa senjata tajam seperti Sangkur, double Stik untuk menghancurkan Dan pembubaran tajen" Ujarnya 



Terhadap Pelaku penyelanggara I Ketut S  oleh Satpol PP Kabupaten Buleleng sudah diberikan sanksi berupa denda sebesar Rp. 1.000.000,- (Satu juta rupiah),Dan Dengan Legowo mengakui Kesalahan Dan Tidak Akan Melakukan Lagi Di Hadapan Semua Yang Hadir ,Penyelenggara Tajen Ini Sendiri Adalah Masuk Keluarga Dekat Perbekel Bebetin .

Kasatpol PP Kabupaten Buleleng Putu Artawan Mengapresiasi Tindakan Pelaku Penyeleggara Yang Mau mengakui Kesalahan Dan Menerima Hukuman Denda ," Tugas Kami hanya Sebatas Penindakan Prokes Sesuai Dengan Landasan Peraturan Gubernur Dan Peraturan Bupati dalam Hal PPKM Micro Dengan 3T Dan 5M bukan Besaran Denda Tapi Kesadaran Masyarakat Perihal Perlunya Kedisplinan " Pungkas Pria Asli Gobleg Ini.

Sementara Itu Kasdim 1609/Buleleng Mayor Inf Gede Mertha Santosa Yang Mewakili Dandim Karena Ada Kunjungan Wakapolda Bali Ke Buleleng ,Mengharapkan Semua pihak Terutama Kepada Semua Putra Daerah dan Warga Masyarakat Untuk Ikut membantu Program Pemerintah 

"Kami Hanya Membackup Bersama POLRI Sesuai Dengan Intruksi Presiden Untuk Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid -19 ,Pemerintah Sudah Melakukan Semua Upaya dan Pemerintah Juga Berharap Pulau Bali Adalah Daerah Pertama Yang Menuntaskan Covid Ini ,Sehingga Semua Pulih Dan Tentunya Perekonomian Kembali Pulih Dan  Ada Pemasukan ,Bantu Kami dan Pemerintah " Tutur  Kasdim .

Sementara Itu Sekda Kabupaten Buleleng Yang Juga Sekretaris Satgas Covid -19 Kabupaten Gede Suyasa Menyampaikan " kalau berkaitan dengan  Tajen kami Satgas menyerahkan kepada Aparat Hukum Untuk Menangani, Yang menyangkut Prokesnya saja Tim yustisi tangani" Ujar Mantan Kepala Bappeda Ini .

Dari hasil pertemuan hari ini yang berhasil dirangkum team media ,Semua pihak Sepakat dan Bersama Sama Membantu Program Pemerintah Dan Berjuang Bersama Agar Pulau Bali menjadi contoh Pertama Daerah Yang pertama berhasil Menuntaskan Covid -19 ( RED)



Posting Komentar

0 Komentar