Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Update

8/recent/ticker-posts

Soal Pembawa Masalah ,Clear Setelah Ada Pertemuan Bersama




Denpasar,Intelmediabali.id -
Buntut postingan salah satu wali murid perihal materi soal yang diduga berbau sampradaya menemui titik terang setelah ada mediasi bersama dan klarifikasi



Hal itu diungkap Nyoman Suharta Dari Cakrawayu Bali ketika Bertemu Dengan Bu Guru Putu Dian Lestarie Pada Hari Ini Jumat 4/6 ,Pertemuan ini Didampingi Kepala Sekolah SD Negeri 2 Jimbaran dan orang tua Murid Yan Artha yang kemarin membuat postingan tentang materi soal Agama Hindu kls 4 SD.

Dari hasil Klarifikasi bahwasannya Bu Guru Dian memakai patokan Buku LKS penunjang agama hindu dan budi pekerti WAGISWARI penerbit Tri Agung" Bu Guru Dian Sendiri adalah Beragama Hindu sesuai Dresta Bali,Karena Kesibukannya sebagai pengajar tidak mengetahui Kalau Buku yang dipakai tidak sesuai .Saat Klarifikasi juga Bu Guru Dian Dinasehati oleh Ketua PHDI Bali melalui Telepon .

Wayan Artha (Yan Artha)
Pembuat Postingan .Mengatakan ' Kami Meminta klarifikasi atas kesalahpahaman tentang soal soal untuk anaknya, tiang harap ini Untuk terakhir kalinya di SD 2 Jimbaran khususnya dan Bali pada umumnya karena menimbulkan multi tafsir ' Sesalnya

Sementara itu Nyoman Deresta Kepala sekolah mengucapkan
'Terimakasih kepada Cakrawayu- dan orang tua murid , atas berkenannya datang ke sekolah untuk mengklarifikasi tentang soal soal agama hindu yang heboh di medsos dan berharap tidak terulang lagi'Ungkap Kepsek SDN 2 Jimbaran Ini

Lebih lanjut Putu Dian Lestarie guru yang membuat soal tersebut mengatakan permintaan maaf atas materi soal yang berikan lewat grup WA ke orang Tua Murid 'karena ketidak Tahuan materi soal tersebut lagi dipermasalahkan oleh Umat Hindu Khususnya yang ada DiBali,dan berjanji tidak akan mengulangi lagi keteledoran' Paparnya .


Dari informasi terkini yang diterima team media ,pernyataan maaf ini juga dituangkan dalam pernyataan bermaterai ,sedangkan dari pihak cakrawayu sendiri memahami keteledoran tersebut dan berharap tidak ada lagi kejadian tersebut ' Jadi perlu teliti dan seksama dalam membuat soal apalagi di Bali saat ini masih  hangat perihal HK dan Hindu dresta Bali' Harap Nyoman Suharta ( RED/imam Heru )


Posting Komentar

0 Komentar