Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Cegah Penyebaran PMK Bhabinkamtibmas Bersama Perbekel Cek Kandang Peternak Sapi

Kamis, 30 Juni 2022 | Juni 30, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-06-30T09:49:25Z





 Karangasem, Intelmediabali.id-

Polsek Selat, Bhabinkamtibmas  Desa Sebudi Aiptu I Made Wirta Sujana, bersinergi dengan Perbekel Desa Sebudi  I Nyoman Tinggal dan Kawil Dusun Badeg Tengah I Gede Suyasa  menyambangi peternak Sapi Dusun Badeg Tengah Desa Sebudi Kecamatan Selat, Kamis 30/06/22.

Dalam sambang tersebut  Bhabinkamtibmas melaksanakan pendataan  ternak  hewan  seperti Sapi,  Babi, Kambing, dan Kerbau. Tujuan sambang dalam rangka mengantisipasi maraknya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang marak terjadi diluar daerah Bali agar tidak mewabah diwilayah desa binaannya. 

Dalam giat samabng tersebut Bhabinkamtibmas Desa Sebudi bersinergi Perbekel Desa Sebudi dan Kawil Badeg cek kandang sapi, yg ada di wilayah Dusun Badeg Tengah Desa Sebudi. Namun secara kasat mata ternak sapi tersebut dalam keadaan sehat, tidak ada tanda-tanda penyakit mulut dan kuku. 
Dari hasil pengecekan dan  pendataan kepada peternak terdapat ternak Sapi  131 ekor, Babi   254 ekor, Kerbau dan Kambing  nihil.

Dalam kesempatan tersebut Bhabinkamtibmas bersama Perbekel memberikan himbauan agar memperhatikan keadaan kesehatan ternak dan kebersihan kandang. Memberikan ciri-ciri ternak yang terjangkit penyakit PMK diantaranya ternak demam tinggi,
Keluar air liur yang berlebihan atau hipersalivasi. Pelepuhan dibagian gusi, lidah, dan mulut ternak yang terlihat seperti sariawan. Kuku kaki terlihat nodul dan terluka. Mengalami kepincangan kaki karena kuku terkelupas. Ternak ambruk, ternak mengalami gemetaran atau tremor. Ternak kehilangan nafsu makan dan tidak dapat bergerak dengan leluasa. Ternak terlihat kesakitan saat berjalan. Badan yang semakin kurus. Pada kuku kaki terlihat luka sayatan.

"Jika peternak melihat tanda-tanda tersebut, sebaiknya langsung melaporkan kepada dokter hewan agar dilakukan pemeriksaan kelab dan memberikan hewan ternak vitamin agar tidak semakin buruk. Hewan harus diisolasi agar tidak menular," ucap Aiptu I Made Wirta Sujana.(Humas/jc81)

Tidak ada komentar:

×
Berita Terbaru Update