Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

15 Sapi Warga Pemuteran Yang Terpapar PMK, Dilakukan Pemotongan Bersyarat Di RPH

Minggu, 24 Juli 2022 | Juli 24, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-07-24T03:46:13Z


Buleleng, Intelmediabali.id-

Babinsa Pemuteran Serma I Putu Widiada dan Bhabinkamtipmas memonitor kegiatan Sapi yang terpapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Desa Pemuteran Kecamatan Gerokgak yang diangkut ke RPH(Rumah Pemotongan Hewan ) Panji Anom Kecamatan Sukasada untuk di lakukan pemotongan bersyarat

Kegiatan berlokasi di Banjar dinas Sendang Pasir Desa Pemuteran Kecamatan Gerokgak pada Sabtu sore (23/04)  , terpantau di lokasi Sapi yang dibawa ke RPH Panji berjumlah 15 ekor milik Kadek Sukadana 4 ekor, Ketut Sukariawan 2 ekor, Kadek Surata 2 ekor, Komang Lara Yasa 5 ekor dan Nym Sumasana 2 ekor dengan petugas jagal Arif a menggunakan 3 kendaraan Pickup L300

Hadir dalam kegiatan tersebut
Kabid Pertanian Kabupaten Buleleng Made Suparma, Kasi Kesma Vet Drh. Gede Mertia
Perbekel Pemuteran Nym Arnawa
dan PPL (Petugas Penyuluh Lapangan ) Pemuteran Anang

Dari informasi yang dihimpun team media , diawali  pada pukul 18.00 Wita dilakukanpengecekan sapi oleh Dokter hewan Drh. Yuda, untuk menentukan sudah dewasa atau masih anakan. Selanjutnya Pukul 18.10 Wita sapi yang sudah diperiksa selanjutnya dinilai oleh jagal masalah harga setelah ada kesepakatan baru akan diangkut ke RPH Panji Anom Kemudian sapi dinaikkan ke kendaraan setelah itu dilakukan Penyemprotan desinfektan terhadap sapi dan kendaraan sebelum berangkat ke RPH Panji Anom di kantor desa Pemuteran 

Danramil Gerokgak Kapten Inf Made Subur Gunung Mas Saat di konfirmasi team media Minggu (24/07 ) menjelaskan " jumlah sapi di Desa Pemuteran yang terpapar virus PMK sebanyak 19 ekor, terpotong 4 ekor, diangkut hari ini ke RPH Panji Anom 15 ekor, sisa sapi 0 ekor." Jelasnya

Lebih lanjut disampaikan Danramil , " proses dari pengangkutan sampai proses di RPH nantinya diawasi langsung oleh Dokter Hewan yang berwenang untuk memastikan berjalan lancar " jelasnya .(JC81)

Tidak ada komentar:

×
Berita Terbaru Update