Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Update

8/recent/ticker-posts

MDA Buleleng Resmi Memiliki Kantor Sendiri ,Ketua MDA Bali Dan Gubernur Bali Sampaikan Poin Poin Penting perihal Budaya Asing




Buleleng ,Intelmediabali.id- Gubernur Bali Dr.Ir. I Wayan Koster, MM dan Bendesa Agung Majelis Desa Adat Provinsi Bali Ida Pengelingsir Agung Putra Sukahat melakukan penandatanganan Prasasti Peresmian Gedung Kantor Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Buleleng pada hari Minggu siang (11/04) di Singaraja.


Upacara peresmian gedung Kantor MDA Buleleng yang berlokasi di Jalan Rampai Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng siang itu diawali dengan acara spritual pemelaspasan.

Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, ST, Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG, Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna, SH dan Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng Drs. Gede Suyasa, M.Pd beserta FKPD Buleleng,Beserta Ketua MDA Buleleng ,Dandim 1609/Buleleng (Diwakili Kasdim ) Beserta Undangan Lain Tampak Hadir Di lokasi

Gedung MDA Kabupaten Buleleng Ini akan menjadi milik seluruh Desa Adat yang berjumlah 169 Desa Adat,Perihal Dukungan Dan Support Dari Gubernur Bali Ketua MDA Propinsi Bali Ida Penglingsir Agung Putra Sukahat Mengapresiasi " Keren Dan Baru Di Era Kepemimpinan Pak Wayan Koster MDA Memiliki Kantor Sendiri Dan Megah ,Kantor MDA Sebali Sama Modelnya ,Beliau Juga Berpesan Bahayanya Sampradaya Yang Bertujuan Mengganti Adat dan Budaya Serta Kearifan Lokal Dengan Budaya Luar
" Bali Terkenal Karena Budayanya ,Kalau Berubah Tidak Akan Ada Touris Yang Tertarik Lagi Datang Kebali " Jelas Ketua MDA Dan Hal Ini tanggapi Anggukan Setuju Oleh Gubernur Bali .

Ke depannya, Gubernur Koster maupun Bendesa Agung Majelis Desa Adat Provinsi Bali Ida Pengelingsir Agung Putra Sukahat berharap, hendaknya Gedung MDA dapat dipergunakan sebaik mungkin untuk melaksanakan kegiatan - kegiatan yang berkaitan dengan Penguatan Desa Adat.

Ditemui usai acara, Ketua DPRD mengucapkan terimakasih kepada semua pihak atas terbangunnya gedung MDA Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali dan berharap dapat digunakan dengan sebaik-baiknya dalam hal mempererat dan mengayomi lembaga-lembaga adat seperti Yowana, Pecalang, dan Desa Adat yang ada di Buleleng demi kemajuan Adat, Agama Hindu Bali dan Budaya Bali.

Pembangunan Gedung MDA ini atas prakarsa Gubernur Bali sesuai dengan Visi, Misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, melalui pembangunan semesta berencana menuju Bali era baru, dengan tujuan untuk memperkuat dan melestarikan Adat, Agama serta Budaya Bali yang unik dan satu satunya di Nusantara, bahkan di Dunia.

Kedepan Gubernur Koster Juga Menginginkan Adanya Mobil operasioanal Tersendiri bagi MDA" Perihal Itu Bapak Bupati Bisa Upayakan Mencari Jalan Solusi Dari pengusaha yang mempunyai bisnis di daerahnya 'jelasnya .

" Untuk memudahkan Mobilitas Anggota MDA Melayani ,Nanti Adat dan Budaya Ada Badan Tersendiri Masih Kita Godok perihal Budaya jadi Bukan Listibya Lagi Kedepan " jelas Koster

" Dari Pengalaman Saya Di Legislatif 3 Periode berbuah manis ,Dan Proses Ini tidak mudah Perlu Lobi Dan Debat ,kita patut bangga Satu Satunya Di Indonesia Lembaga Adat Memiliki Payung Hukum Dan Legalitas ,Bali Menjadi Contoh ' Tutup Wayan Koster

Dari Informasi Yang Berhasil Di Himpun Team Media Pembangunan gedung berlantai dua ini dibangun di atas lahan milik Pemerintah Provinsi Bali dengan luas kurang lebih 550 meter persegi dengan luas bangunan 282,32 meter persegi, menelan biaya hingga Rp3,2 miliar yang dibiayai menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari BUMN PT PP ,Hanya Di Kantor MDA Gianyar Yang Tidak Memakai Skema CSR .(RED ).-

Posting Komentar

0 Komentar