Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Update

8/recent/ticker-posts

Waka Polres Hadiri kegiatan Kickoff Vaksinasi Covid -19 untuk Anak Usia 6 - 11 Tahun








Bangli,intelmediabali.id-
Waka Polres Bangli Kompol I Wayan Suka didampingi Kabag Ops Kompol I Ketut Maret dan Kasat Binmas AKP I Ketut Purnawan menghadiri  kegiatan Kickoff Vaksinasi Covid -19 untuk Anak Usia 6 - 11 Tahun, yang diselenggarakan oleh Dinkes dan Puskesmas Bangli, Hari Rabu Tanggal 15 Desember 2021 pukul  09.00, bertempat di SD. N 2 Kawan, Jln Merdeka,  Kel.Kawan, Kec/Kab.Bangli. 2.

Kegiatan vaksinasi anak umur 6-11 tahun dilaksanakan untuk mencegah penularan covid-19, yang pelaksanaanya serentak di Provinsi  Bali yang dihadiri oleh  Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta,SE, Kapolres Bangli diwakili oleh Wakapolres Bangli, Dandim 1626/bangli diwakili Danramil 1626-01/Bangli, Kajari Bangli, Kepala Pengadilan Bangli, Kadiskes Kab. Bangli, Kadisdikpora Bangli, Camat Bangli, Kepala Puskesmas Bangli,Anak-anak dan orang tua ± 40 orang.  Kegiatan berlangsung pada masa pandemi covid-19 sehingga dalam pelaksanaanya menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Pelaksanaan vaksinasi untuk anak ini sesuai dengan Instruksi Presiden dan rekomendasi Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI).
Saat ini ada sebanyak 8,8 juta jiwa dari 106 kabupaten/kota dari 11 provinsi yang sudah memenuhi kriteria tersebut.

Provinsi sasaran awal itu adalah Banten, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Utara, dan Bali.
Vaksin yang akan digunakan kepada anak usia 6-11 tahun ini adalah jenis Sinovac dan sudah mendapatkan Emergency Use Autorization (EUA) atau izin edar darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan. Mulai tahun depan, Sinovac hanya akan digunakan untuk dosis anak.

"Ada 6,4 juta dosis untuk Desember dan kemudian Januari 2022 akan ada tambahan vaksin Sinovac dari Dirjen Farmalkes dan sudah datang, sehingga ini tidak akan putus," katanya.
Maxi mengungkap, anak-anak ini harus menjalani skrining dengan menggunakan format standar oleh petugas vaksinasi terlebih dahulu.(imam Heru)

Posting Komentar

0 Komentar