Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

250 Karateka Lemkari Buleleng Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat dan Penurunan Kyu

Minggu, 16 Januari 2022 | Januari 16, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-01-16T09:35:52Z



Buleleng,Intelmediabali.id-
 Sebanyak 250/ karateka yang tergabung di Lembaga Karatedo Indonesia (LEMKARI) mengikuti ujian kenaikan tingkat dan penurunan kyu bertempat di Gor Bhuana Patra Singaraha, Minggu (16/01/2022.


Ujian ini diikuti oleh pemegang sabuk putih hingga coklat yang berasal dari 13 dojo (ranting) Lemkari yang ada di Kabupaten Buleleng.

Menurut Ketua Majelis Sabuk Hitam (MSH) Kabupaten Buleleng, Sensei Omy Anggreni ujian penurunan kyu dan kenaikan tingkat ini merupakan kegiatan yang rutin secara berkala tiap semester.


"Ujian kali ini mengedepankan protokol kesehatan ketat seperti memakai masker, jaga jarak, dan mencuci tangan dalam mencegah penyebaran Covid-19, untuk Lemkari berupaya menjaga kesehatan dan kejayaan," katanya.

Ditambahkan Omy , teknik karate harus ditingkatkan, bahkan pelatih pun harus memahami dunia perwasitan.
"Tingkatkan teknik kalian, bahkan pelatih dojo pun harus meningkatkan dan mempelajari perwasitan,"jelasnya.


Sementara itu, Ketua Umum Lemkari Pengprov Bali Wayan Muntra yang hadir di tengah-tengah kegiatan berharap agar para karateka memiliki semangat untuk berkembang sehingga mampu mengukir prestasi dicabang olahraga yang membutuhkan kecepatan berpikir, bertindak, serta ketahanan fisik.
"Dengan ujian penurunan kyu ini diharapkan para Karateka dapat lebih bersemangat dalam latihan dan mengejar prestasi," tambahnya.

Wayan Muntra  juga menambahkan dengan menggabungkan kecerdasan otak dan kemampuan fisik, beladiri karate akan menumbuhkan kepercayaan diri dan kreativitas dalam diri masing-masing.
Selain berprestasi,karateka adalah mampu berguna dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.

"Sebagai seorang karateka yang mempunyai kelebihan beladiri, kalian dituntut untuk menjauhi sifat tercela, apalagi sampai terjebak pada sifat angkuh dan sombong," pungkasnya

Sementara itu terkait  polemik legalitas ,Wayan Mundra menjelaskan 'Sudah ada putusan dari mahkamah agung ,dan kami disyahkan sebagai lembaga yang sah ,dan kami sangat menghargai serta  mengapresiasi keputusan mahkamah agung tersebut ,' pungkasnya (Imam)

Tidak ada komentar:

×
Berita Terbaru Update